Sumber: hellosehat.com

Ketoasidosis diabetik merupakan penyakit yang mungkin jarang terdengar. Namanya
tidak begitu familiar bagi masyarakat umum. Menurut spesialisdalam.com ketoasidosis
diabetik adalah salah satu komplikasi akut diabetes melitus yang terjadi pada tubuh
seseorang disebabkan oleh adanya kadar glukosa pada darah sangat tinggi. Ketoasidosis
diabetik adalah salah satu penyakit yang cukup mengerikan bagi sebagian orang karena
dampaknya sangat berbahaya. Kasus ini dapat ditemukan dalam penderita diabetes melitus
tipe 1, namun terkadang juga ditemukan kasus yang menyerang diabetes melitus tipe 2.
Penyebab dari ketoasidosis diabetik adalah pemberian insulin yang tidak sesuai
dengan takaran kebutuhan tubh, infeksi dalam tubuh seperti pneumonia, infeksi saluran
kencing dan penderita diabetes tipe satu dan dua yang tidak melakukan pengobatan secara
teratur.


Menurut hellosehat.com diabetes adalah penyakit yang paling banyak terjadi pada
orang usia lanjut. Semakin meluasnya gaya hidup buruk, penyakit ini cukup umum diderita
oleh kaum muda. Diabetes melitus adalah penyakit autoimun kronis yang disebabkan oleh
gangguan pengaturan gula darah. Penyebab dari diabetes melitus adalah kurangnya respon
tubuh terhadap insulin, kurang produksi insulin oleh pankreas dan adanya pengaruh hormon
lain yang menghambat kerja insulin. Terdapat beberapa jenis diabetes melitus seperti:

1. Diabetes tipe 1
Ini adalah gangguan autoimun yang menyebabkan sistem ketahanan
menyerang dan merusak sel yang memproduksi hormon insulin. Hal ini
menyebabkan pankreas tidak dapat memproduksi hormon tersebut. Risiko
orang yang lebih tinggi untuk terkena kondisi ini jika dalam keadaan paparan
penyakit virus, munculnya autoantibodi, kekurangan vitamin D, orang tua atau
saudara kandung yang mengidap kondisi diabetes.
2. Diabetes tipe 2
Ini adalah tipe penyakit gula yang paling banyak terjadi. Kondisi ini disebut
dengan adult-onset diabetes karena lebih sering terjadi pada orang dewasa.

Penderita diabetes tipe ini tetap memproduksi insulin tapi tidak mencukupi.
Kelebihan berat badan adalah pemicu utama penyakit gula, tapi tidak semua
pasien diabetes melitus tipe 2 kelebihan berat badan.
Ketoasidosis diabetik adalah penyakit komplikasi dari diabetes melitus. Untuk
menghindari ketoasidosis diabetik, maka kamu harus menghindari diabetes melitus.
Bagaimana caranya? Terdapat cara pencegahan diabetes miletus seperti:

1. Jaga berat badan sehat
Kamu harus menjaga berat badanmu agar tetap ideal. Obesitas adalah
salah satu faktor risiko utama dari diabetes tipe 2. Kamu dapat melakukan
diet kalori dan rendah lemak untuk menurunkan berat badan dan mencegah
diabetes.
2. Kurangi gula
Kamu dapat mengurangi gula untuk menjaga kadar gula normal. Kamu
dapat mengganti gula pasir dengan pemanis rendah kalori dan bebas gula
untuk mencegah penyakit gula dan mengontrol asupan kalori.
3. Buah dan sayur
Kamu dapat mengurangi risiko diabetes sampai dua puluh dua persen
dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan segar setiap hari. Penurunan
risiko secara langsung berhubungan dengan berapa banyak sayur dan buah
yang kamu konsumsi.
4. Berolahraga
Dengan aktif berolahraga minimal tiga puluh menit sehari selama tiga
sampai lima kali dalam seminggu untuk memaksimalkan target berat
badan ideal dan untuk mengurangi risiko diabetes.

Untuk mencegah diabetes melitus maupun ketoasidosis diabetik, kamu harus memiliki
pola hidup sehat. Hindari makanan yang akan merusak kadar gula darah atau makanan yang
terlalu berlemak agar penyakit ini tidak muncul. Kamu dapat cek gula darah setiap hari untuk
memantau secara rutin agar dapat membatasi konsumsi makanan tidak sehat. Namun ketika
kamu sudah terkena diabetes melitus, rajinlah berobat dan berkonsultasi dengan dokter.
Kamu harus menjaga ketat pola makan dan gaya hidup. Ketoasidosis diabetik adalah
penyakit yang cukup parah dan jangan sampai kamu terserang penyakit ini.

Dwight Howard Blogging